Jumat, 02 Mei 2014

MAWAR MERAH, HARI PENDIDIKAN DAN PASSUS SMPN I CIPANAS




Sekelompok siswa berpakaian batik satu persatu masuk ruang guru. Di tangan mereka ada setangkai mawar merah yang dibungkus plastik dengan rapihnya.  Satu siswa mendatangani  satu guru yang ada 

‘” Selamat hari pendidikan nasional bu “ Ujar mereka setiap mereka memberikan bunga ke guru yang yang ada. Tidak terkecuali saya yang saat itu juga berada di sana.
“ Oh terima kasih ya “ .Ujar saya sambil menerima bunga dari salah seorang siswa di antara mereka. 
Dokumentasi : Zenal ArifinAl Mukti
Bunga itu ternyata mereka hiasi juga dengan sebuah foto yang tidak asing di dunia pendidikan. Seorang tokoh yang menanamkan akar dan fondasi pendidikan Indonesia. “ING HARSO SUNG TULODO, ING MADYA MANGUN KARSO, TUT WURI HANDAYANI”. Bapak KIHAJAR DEWANTARA. Bapak pendidikan Nasional yang juga seorang tokoh pergerakan Kebangsaan Indonesia 

 Bersama dengan dr Tjipto Mangunkusu, dan Dr E.F.F Douwes Dekker beliau mendirikan sebuah pergerakan kebangsaan Indische partij yang bertujuan membangun patriotisme semua “Indiers” terhadap tanah airnya. Sebuah pembentukan Karekter Bangsa

Dokumentasi : Zenal Arifin Al Mukti  
.
Dokumentasi : Zenal Arifin Al Mukti
 
Dokumentasi : Zenal Aripin Al Mukti 

Saya amati kembali mawar merah ungkapan dan kepedulian mereka terhadap dunia pendidikan  (Guru) dan sebuah tulisan di atas foto Kihajar Dewantara dengan logo PASSUS SMPN 1 CIPANAS di samping tulisannnya  terbaca dengan jelas
PASSUS SMPN 1 CIPANAS
Mengucapkan Hari Pendidikan Nasional
Untuk Seluruh Insan Pendidikan SMPN I CIpanas
Di bawah foto Kihajar Dewantara tertulis lagi
“ Lawan Sastra Ngesti Mulya “
(DENGAN ILMU KITA MENUJU KEMULYAAN

Oh mereka ternyata dari kelompok Eskul  PASSUS. Salah satu ekstra Kulikuler yang ada di SMPN 1 Cipanas di mana saya mengajar. Sebuah kegiatan di luar jam dengan pembimbingnya ZENAL ARIPIN AL MUKTI  yang membina mereka dalam hal  PERATURAN BARIS BERBARIS ANGKATAN BERSENJATA di mana di dalamnya meliputi juga pelatihan tata cara upacara, keorganisasian , kepekaan akan lingkungan dan social. Dan apresiasi mereka terhadap HARI PENDIDIKAN NASIONAL hari ini  dengan memberikan setangkai bunga kepada guru-gurunya pastilah salah satu Implementasi  daari nilai nilai yang terkandung di dalamnya pembinaan tersebut.

berfoto bersama dengan setangkai mawar merah

Guru BP pun tak luput dari ucapan hari pendidikan  dan setangkai mawar merah


“ ih haru ya bu, “ Ujar salah seorang rekan sambil mencium bunga tersebut.
“ iya “  ujar saya sambil kembali mengamati bunga dan saya simpan di tas saya yang kebetulan hari ini saya memakai tas yang lumayan bes ar. Tas yang menjadi saksi tentang sebuah bunga dari sebuah sikap sederhana namun berdampak besar terhadap PEMBENTUKAN KARAKTER.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar